Desain Pertamini Digital

Desain Pertamini DigitalSekarang ini ada salah satu pengusaha yang benar-benar membangun pom mini di sby di tengah sedang menjamurnya penual bensin eceran dengan brand pertamini, rencananya bulan depan akan segera di operasikan. Adalah salah satu umkm daerah jatim yang sudah menjalin sebuah kerjasama dengan salah satu spbu yang ternaungi di bawah Hiswana.

Hiswana adalah singkatan dari himpunan wiraswata nasional khusus minyak bumi dan gas di kutip dari seorang direktur transmedia indonesia corp Aldy Lazuardy kepada salah satu media berita pada tanggal 21 bulan delapan 2015. Saat artikel ini di muat sudah tiga tahun yang lalu jadi sudah berjalan sekarang tapi sekarang 2018 saya muat lagi sebagai informasi saja.

Menerapkan konsep sub spbu sesuai dengan aturan badan migas yang mana sudah mengantongi izin. Ini pula yang menjadi polemik mereka yang berdagan pertamini dengan nama yang berbeda sebenarnya juga sudah mengurus izin jadi bukan berarti ilegal. Mengenai statment yang di ucapkan salah satu mentri dan badan usaha yang mau mendirikan perlu mempertanyakan buat apa surat izin yang sudah di urus.

Kita kembali mengenai tadi dari segi konsep sama persis dengan pertamini yang meliputi desain, kanopi, aluminium, dispenser dan nozzle. Yang membedan hanya dari ukuran saja yang mana jauh lebih kecil di bandingkan dengan spbu yang jauh lebih besar. Dispenser yang di gunakan sudah mengadopsi sistem digital dengan investasi sekitar 75jt sampai 100jt (menurut kami penulis untuk ekonomi bawah tidak akan mampu jalankan bisnis macam ini hanya yang beruang saja).

Mengenai harga jika anda menemukan di pertamini  yang sekarang beroperasi di luaran sana dengan kami ada selisinya. Di spbu pertamini kami perbedaan mencapai Rp. 500 / liter dari patokan resmi untuk di luar sana bisa mencapai Rp. 1.600 / liter. Kita ambil contoh sekarang untuk premium adalah Rp. 7.400/ liter maka di pertamini kami adalah Rp. 7.900 / liter jadi tidak sembarangan menaikan harga.

Sebagaimana tadi di singgung dengan modal awal yang perlu di investasikan yakni Rp. 75.000.000 sampai Rp. 100.000.000 maka kami menargetkan penjualan 300 sampai dengan 500 liter per setiap harinya. Sedangkan untuk modal yang sudah di investasikan kurang lebih modal akan balik selama satu tahun.

Tentang desain pertamini digital anda dapat lihat gambar yang di tunjukan pada bagian samping paragraf atas. Bagaimana lumayan mirip dan bahkan mirip sekali dengan spbu pertamina bukan. Anda tertarik juga untuk berinvestasi untuk memanfaatkan model jualan yang sedang booming ini segera hubungi kontak admin yang tertera di atas. Informasi yang sifatnya iklan kami layani tukar tambah juga klik info tambahan.

Updated: Agustus 11, 2018 — 6:06 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pom Mini 24 © 2018